Jumat, 11 November 2011

1.1 Program Aplikasi Pembuatan Grafik

Dalam penyampaian informasi dan komunikasi,gambar grafis sudah merupakan kebutuhan pokok pada era Teknologi Informasi dewasa ini.Sejak dikenalkan sistem GUI (Graphical User Interface), kebutuhan akan teknologi grafis semakin meningkat. Perintah" pada program aplikasi sekarang banyak menggunakan ikon atau toolbox secara visual sebagai pengganti menu atau perintah yang berbasis command line (teks). jika suatu website hanya terdapat grafis tanpa adany animasi,baik animasi berbasis grafis maupun berbasis suara . Tidak dapat dipungkiri lagi, grafis yang menjadi tolok ukur kualitas suatu program aplikasi atau website.Hal tersebut menimbulkan perang urat syaraf antar produsen softwere,terutama perusahaan yang bergerak dalam bidang desain grafis, sehingga bermunculan software-software berbasis grafisdengan fitur-fitur (fasilitas) yang canggih, mudah dalam pengoperasian, menarik, dan compatible.
A.Pengertian Grafis Berbasis Vektor dan Grafis Berbasis Bitmap
    Grafis adalah gambar yang tersususn dari koordinat-koordinat. Layar monitor berfungsi sebagai sumbu koordinat x dan y.Pada desain grafis ,desain dibagi menjadi dua kelompok yakni desain bitmap dan vektor. Grafis desain bitmap dibentuk dengan raster / pixel / dot / titik / point koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini yang menyebabkan semakin halus citra grafis , tetapi kapasitas filenya akan semakin besar.jika gambar tampilan bitmap berevolusi tinggi ditampilkan pada monitor dengan resolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar, bahkan terlihat kabur berbentuk kotak-kotak (juggy) jika dilakukan pembesaran gambar. Selain grafis bitmap, ada grafis jenis vektor yang merupakan perkembangan dari sistem grafis bitmap (digital).Grafis ini tidak bergantung pada banyaknya pixel penyusunannya dan kondisi monitor karena tampilan vektor tersusun atas grafis-grafis.
B.Macam-macam Program Grafis 
  CorelDRAW 12 adalah salah satu software berbasis vektor yang banyak digunakan. Adobe Photoshop CS adalah salah satu salah satu software bitmap yang banyak digunakan pula. selain software grafis tersebut, masih banyak lagi software lainnya beredar dipasaran.Berikut ini adalah contoh software berbasis grafis.
1.CorelDRAW 12
2.Corel photopaint
3.Adobe Photoshop CS2
4.Macromedia Freehand MX
5.Adobe Illustartor
6.Microsoft Photo Editor
Kekurangan dan Kelebihan CorelDraw:
 
sebagai aplikasi grafis vector dua dimensi. Saya kurang tahu dengan versi-versi CDR yang baru, apakah sudah memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada. Sebagai catatan dari pengalaman menggunakan CDR berikut ini ada beberapa kekurangan yang sering muncul:
  1. memakan memori dan resource lain yang sangat besar apalagi bila gambar yang sedang dibuat mempunyai detail yang banyak. Pada PC yang low end penggunaan CDR sering menimbulkan pesan ‘crash’ pada system bahkan dalam proses effect bevel/emboss dalam PC yang bagus pun dapat timbul ‘hang’.
  2. besar file yang dibuat membengkak
  3. warna yang dicetak tidak akurat (tidak sesuai dengan tampilan layar) pada beberapa jenis printer
  4. dalam pembuatan objek table tidak semudah membuat table dalam MS Word. Yaitu dengan cara yang sangat manual
  5. apabila ada penggabungan objek vector dan photo/bitmap kualitas cetakannya kurang memuaskan, misalnya membuat cover buku yang terdapat objek text dan photo.
  6. kompatibilitas versi CorelDraw banyak kendala dalam sharing ke versi lainnya.
Namun dari beberapa kekurangan tersebut, CorelDraw juga mempunyai kelebihan sehingga software grafis di lingkungan vector CorelDraw paling banyak digunakan (sangat popular) oleh para designer grafis. Kelebihannya antara lain :
  1. exim (export-import) format grafis yang didukung sangat banyak sehingga membantu kompatibilitasnya.
  2. mempunyai banyak tools dan effect yang memudahkan pembuatan objek vector (garis, lengkung, kotak) terutama dalam mendesain/redesign logo.
  3. untuk duplikasi objek banyak sekali langkah yang bisa digunakan misalnya dengan menekan tombol ‘+’ pada keypad, Ctrl+D, Copas, Effect Blend, mirror transform dll.
font bawaan CorelDraw sangat banyak sehingga mencukupi dalam pembuatan logo dlln.Pengalaman menggunakan CorelDraw dari beberapa versi (dari versi 5 s.d. 13) yang dirasa sangat bagus dan mengesankan adalah versi 8 dan 13.
D.Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap
Berdasarkan penjelasan sebelumnya, perbedaan antara grafis vektor dan bitmap, terletak dalam hal kualitas gambar yang dihasilkan. Ketika ukuran file dokumen grafis vektor diperbesar, kualitas gambar tidak berubah. Sebalikanya, ketika ukuran file dokumen grafis bitmap diperbesar, kualitas gambar akan berubah menjadi pecah.
Berikut ini tabel perbedaan antara grafis vektor dan grafis bitmap.
Vektor         
* Gambar tetap jelas ketika diperbesar 
* Tersusun oleh grafis dan kurva
* Ukuramn file yang dihasilkan kecil
* Kualitas Grafis tidak tergantung dari banyaknya pixel.
Bitmap
* Gambar kurang jelas ketika diperbesar
* Tersusun atas titik-titik / dot
* Kualitas gambar bergantung dari banyaknya pixel.

1.2 Penggunaan Program Grafis Vektor

Salah satu program aplikasi grafis berbaris vektor yang cukup populer dalam bidang penerbitan adalah CoreDRAW . pada pembahasan kali ini, anda akan diperkenalkan dengan CorelDRAW 12 yang merupakan produk dari Corel Corpation dengan sistem operasi Windos XP. CorelDRAW 12 adalah versi terbaru terdapat fasilitas-fasilitas tambahan yang akan lebih mempermudah perkerjaan mendisain gambar.

A. Mengaktifkan Program Aplikasi Vektor CorelDRAW
3.Opation Bar
Option bar merupakan pilihan tombol yang ditampilkan untuk melengkapi pilihan pada toolbox. Tampilan toolbar akan berubah secara dinamis seiring dengan tool yang digunakan. Cara mengaktifkan atau menghilangkan option bar ini, sebagai berikut.

  •       Klik menu window
  •       Klik Options.
4. Platette
          Photoshop CS2 menyediakan fasilitas platte yang berfungsi untuk memantau, mengatur, dan memperbaiki gambar. Dalam keadaan default, palette ditempatkan bersamaan dalam satu grup. Untuk menampilkan suatu paltte, anda dapat melakukan langkah-langakah berikut ini.
  •     Kilik menu window.
  •     Pilih nama palette yang akan tampilkan.
          Unutk menampilkan dan menyembunyikan beberapa atau seluruh palette dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut.
  •    Menampilkan dan menyembunyikan seluruh platte, option bar, dan toolbox dengan menekan tombol Tab pada keyboard.
  •   Menampilkan dan menyembunyikan seluruh palette yang telah tampil, dengan menekan tombol (Shift + Tab) pada keyboard.
Berikut ini akan dijelaskan jenis-jenis paltte menurut fungsinya.
     a.   Navigator Palette
Platte ini berfungsi untuk mengatur besar kecilnya tampilan ukuran gambar dalam lembar kerja (kanvas) melalui sebuah salinan miniatur gambar. Bagian tengah Navigator disebut Thumbnail. Untuk memperbesarkan gambar, klik ikon zoom ini sedangakan untuk memperkecil ikon Zoom Out.


     b.   Info Palette
Palatte ini berfungsi untuk memberikan informasi bagian image yang ditunjuk oleh pointer tentang persentase campuuran warna, titik koordinat, dan posisi pointer mouse dalam kanvas.


     c.    Color Palette
Palette ini berfungsi mengatur persentase campuran setiap komponen warna pada foreground dan background, antara lain mode RGB dengan cara menggeser slider untuk menentukan setiap bagian dari mode pewarnaan atau dengan mengklik color.
Pengaturan Set foreground color dilakukan dengan mengklik Set foreground color.
   
 d.   Swatches Palette
Palette ini berfungsi untuk mengatur warna dengan menggunakan warna yang disediakan palette.
    
  e.   Styles Pallette
Palette ini berfungsi untuk membuat suatu objek dengan sistem perwarnaan dan efek yang telah disediakan palette.


  f.      History Pallette
Palette ini berfungsi sebagai peningingat dimna setiap perintas yang telah dilakukan akan terrekam dan dipaparkan pada palette ini. Dengan History palette anda dapat melakukan pembatalan perintah-perintah yang telah dilakukan.
    g.    Actions Pallette
Palette ini berfungsi untuk menjalkan perintah yang akan diterapkan pada gambar yang akan diproses lebih lanjut. Untuk melalukan Action yang telah ada, pilih nama Action yang telah ada. Selanjutnya klik tombol Play section

    h.   Layers Palette
Palette ini berguna mengatur layer (lapisan gambar) sehingga memudahkan dalam pengaturan unrutan lapisan gambaar tanpa mempengaruhi bagian lapisan lainnya. Pada palette ini, anda dapat membuat, menghapus, menggadakan, dan mengatur layer. Dalam keadaan default, layer baru dibuat akan diletakkan pada bagian yang paling atas.

   i.      Channels Pallete
Plette ini berfungsi unutk merekam komponen warna yang digunakan pada gambar bagian atasnya merupakan perpaduan atau model warna dari warna-warna yang berada pada bagian bawahnya. Unutk menyembunyikan atau mematikan salah satu atau seluruh komponen gambar gunakan tombol indicates channel visibility.
    
   j.      Paths Palette
Palette ini berfungsi unutk menyimpan bagian gambar yang dipotong sehingga sewaktu-waktu bagian potongan gambar tersebut dapat ditampilkan kembali. Unutk memotong gambar, anda dapat menggunakan tool magic wand, losso, atau marquee.
5.  toolbox
         Bagian terpenting untuk proses desaian adalah penggunaan toolbox. Toolbox merupakan kumpulan ikon yang berfungsi unutk melakukan editing pada gambar. Biasanya, toolbox berada disebelah kiri layar. Bagian toolbox yang memiliki tanda panah di bagian kanan bawah menunjukkan tombol tersebut masih menyimpan tombol lain yang tersembunyi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar